"Menjadi komunitas Kristen yang lebih SETIA, TERLIBAT, PEDULI dan HANGAT"

Archive for June, 2008

Lebih Baik Punya Mereka

Pada masa tanggap darurat setelah gempa di Jogja dan Klaten, kami menembus daerah-daerah terpencil yang belum mendapat bantuan dari pihak lain. Salah satu wilayah yang susah dijangkau adalah kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Medannya sangat sulit karena harus mendaki perbukitan kapur yang terjal. Alat transportasi yang paling tepat umtuk wilayah ini adalah dengan sepeda motor. Mobil [...]

Mobil Jenazah

Untuk mengantarkan bantuan pak Yoyok merelakan truknya. Koh Yoyok yang menyopiri. Saya duduk di sampingnya. Beberapa relawan duduk di bak belakang. Suatu kali, saya turun dari truk dan menutup pintu mobil. Sambil tertawa koh Yoyok berkata, “Rupanya mas Wawan ini terbiasa menumpang mobil jenazah!”
“Kenapa emangnya?” tanya saya heran.
“Anda tadi menutup pintu keras sekali, sampai saya [...]

Plesetan GKJ

Tiga bulan setelah gempa, saya bertemu dengan teman dari GKJ (Gereja Kristen Jawa) Sedayu, pepanthan Sungapan.
Saya bertanya, “Bagaimana gereja Anda setelah gempa?”
Teman saya menjawab, “Akibat gempa, gereja kami benar-benar menjadi GKJ?”
“Maksudnya apa? Apa selama ini belum menjadi GKJ?” tanya saya dengan heran.
“Maksudnya, GKJ itu singkatan dari ‘Gereja Kurang Jejeg’”, kata teman saya sambil tersenyum.
Dalam bahasa [...]

Sepeda Terjatuh

Seperti biasa, pagi itu mbak Widi belanja ke pasar. Dia mengayuh sepeda dengan santai sambil menikmati suasana pagi. Tapi tiba-tiba dia merasa ada sesuatu yang menggoyang sepedanya. Dia merasa sesuatu yang aneh terjadi pada sepedanya. Kereta anginnya itu mendadak tidak bisa dikuasai sehingga akhirnya dia jatuh terjerembab.
Mbak Widi segera bangun dan mengamati sepedanya untuk mencari [...]

Seorang warga desa mendatangi posko. Kepada pelaksana rekonstruksi dia mengutarakan maksudnya supaya dapat menerima bantuan pembangunan satu unit lagi untuk anaknya.
Koordinator proyek menolak permintaannya karena menurut peraturan, anaknya tidak berhak menerima bantuan.
Bapak itu tidak putus asa. Dengan terang-terangan dia menawarkan sejumlah uang untuk sang Koordinator itu.Dengan kata lain dia berusaha menyuap. Tapi sekali lagi, permintaan [...]

Halaman Berkeramik

Seorang relawan di posko kemanusiaan sedang ngobrol dengan salah satu warga yang rumahnya roboh.
Relawan: “Warga di sini lebih hebat dari penduduk di kota.”
Warga: “Mengapa Anda bisa berkata begitu?”
Relawan: “Soalnya kalaui di sini, halaman rumahnya saja dilapisi keramik” (sambil menunjuk bekas lantai rumah)

Tidak Retak

Setelah gempa besar, biasanya ada gempa susulan. Jika terjadi gempa susulan, di kalangan pengungsi muncul kelakar demikian:
Warga I: “Bagaimana keadaan rumahmu setelah gempa tadi?”
Warga II: “Tidak ada retaknya sama sekali.”
Warga I: “Hebat dong! Apakah rumahmu tahan gempa?”
Warga II:”Bagaimana bisa retak, lha wong temboknya saja sudah tidak ada.”

Gerakan Kemanusiaan Indonesia-Klaten

Pada tanggal 27 Mei 2006 sekitar pukul 5.50 WIB, gempa bumi berskala 5,9 skala Richter mengguncang propinsi DIY dan Jawa Tengah bagian Selatan. Meski hanya berlangsung selama selama 59 detik, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup dahsyat. Di kabupaten Klaten sendiri ada ribuan orang menjadi korban jiwa dan luka-luka. Gempa juga merusak rumah, infrastruktur dan fasilitas [...]

Masa Tahun 1992-2007

Pemanggilan Pendeta
Pada bulan September 1992, pdt. Iwan Kosasih mendapat panggilan untuk melayani di Australia. Kebaktian perpisahan diadakan pada hari pertama tahun 1993, yang dipimpin oleh pdt. Em. Hadi Nugroho. Untuk mengisi kekosongan, maka pdt. Em. Hadi Nugroho dari GKI Nusukan Solo diminta membantu pelayanan di di GKI Klaten. Ia mendapat tiga tugas khusus, yaitu: Konseling, [...]

Masa Tahun 1955 – 1968

Pada tahun 1955, GKI Sangkrah, Solo menugaskan guru Injil bapak Oei Djie Kong (sekarang Pdt. Em. N.E. Jeshua), untuk melayani di cabang GKI Sangkrah Solo di Klaten. Di samping kebaktian hari Minggu, beliau juga melayani katekisasi di perumahan dan di gereja yang diikuti oleh pemuda/pemudi antara 10 sampai 15 orang.
Sementara itu, kebaktian hari Minggu dilayani [...]

Masa 1918-1958

Sampai tahun 2008, usia GKI Klaten secara resmi adalah 40 tahun. Namun sesungguhnya, usia jemaat melebihi angka ini. Riwayat GKI Klaten didahului dengan adanya pekabaran lnjil yang sudah dilakukan oleh orang-orang Kristen, baik orang Belanda maupun oleh orang Indonesia.

Ketekunan, kesabaran selama bertahun-tahun dan keyakinan atas pimpinan dari Tuhan, ternyata tidak sia-sia. Benih yang disebarkan itu [...]