"Menjadi komunitas Kristen yang lebih SETIA, TERLIBAT, PEDULI dan HANGAT"

Keluarga yang Mengampuni

Renungan Bulan Keluarga GKI Klaten

“Barang siapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu …..” (Yohanes 8: 7)

Seorang bapak memajang batu sekepalan tangan di atas meja kerjanya. Batu tersebut ditulisi kata PERTAMA maksudnya untuk menjadi pengingat terhadap kata-kata Yesus dalam Yohanes 8: 7. Batu itu akan membantu dia untuk berpikir ulang jika dia punya keinginan untuk terburu-buru menghakimi orang lain.

Dia memang masih menemui kesulitan untuk memberikan pengampunan dan kemurahan hati jika pegawai-pegawainya melakukan kesalahan atau tidak becus bekerja. Batu ini akan selalu mengingatkan dia untuk memberikan pengampunan.

Batu itu juga yang akan diberikan kepada pegawai yang mengadukan perilaku pegawai lain kepadanya. Dan kalau pegawai itu bertanya mengenai arti kata PERTAMA pada batu tersebut, si bapak akan menerangkan artinya. Ternyata dengan cara ini dapat memunculkan semangat baru untuk mengampuni dan bermurah hati. Situasi pun dapat dikendalikan secara damai.

Benar, kita memang tidak dapat membiarkan dosa, tapi kita juga harus sangat berhati-hati memeriksa motivasi kita sewaktu kita ingin “melempari orang lain dengan batu”.

Tuhan tidak memberi toleransi kepada orang-orang yang dengan semangat pembenaran diri merasa diri telah sempurna sehingga berani menghakimi orang lain. Kenyataannya, dosa selalu mungkin hadir dalam hati manusia dan hanya dapat dicegah oleh Roh Kudus. Kendalikanlah lidah dan pikiran yang penuh penghakiman. Hanya mereka yang tanpa dosa yang dipersilahkan menjadi yang pertama untuk melemparkan batu.

Pokok Pikiran: Sewaktu mencari kesalahan pakailah cermin bukan teleskop


Tagged as:

You must be logged in to post a comment.