Kesaksian Ibu Sri Hardini

Dokter menyatakan bahwa Ibu Sri Hardini mengalami kegagalan fungsi ginjal. Dia harus menjalani cuci darah selama dua kali dalam seminggu. Padahal, ketika masih sehat, ibu Sri Hardini rajin dalam pelayanan. Dia giat menjadi guru Sekolah Minggu, mengajar katekisasi dan memimpin pujian dalam Persekutuan Kelompok.
Bagaimana sikap Ibu Sri Hardini menghadapi penyakitnya ini? Simak hasil wawancara tim multmedia GKI Klaten dengannnya. Bisa juga dengan klik di sini:Kesaksian Ibu Sri Hardini
You must be logged in to post a comment.