TUHAN Tak Membiarkan UmatNya Kelaparan
“Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.” (Keluaran 16:4 TB)
Allah mendidik umat Israel setelah keluar dari Mesir. Selama 40 tahun lamanya Israel berputar-putar di padang pasir di dalam “sekolah Allah”, agar bangsa Israel tidak lagi tegar tengkuk. Di dalam “sekolah” ini, Allah mengajar bangsa Israel supaya mereka mengenal Allah yang telah membebaskan dari perbudakkan Mesir (lambang dosa). Dengan demikian mereka memiliki kerendahan hati dan mengakui dengan iman bahwa Allah memelihara hidup mereka sehingga tidak kelaparan.
Ulangan 8:13 menyatakan, “Jadi Ia merendahkan dirimu, memberikan engkau lapar, dan memberi engkau makan manna yang tidak kau kenal dan yang juga tidak dikenal nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan”. Di dalam kehidupan kita di dunia, kita pun perlu makan. Dan di dalam pemeliharaan Tuhan, Allah memerintahkan kita, agar kita menyatu dan menyadari bahwa Allah tidak membiarkan umat-Nya kelaparan.
Itu sebabnya kita harus dan mengakui bahwa segala hasil pekerjaan bukan berdasarkan kemampuan manusia sendiri. Allah menghendaki manusia rendah hati dan mengerti pemeliharaan Allah sehingga mereka tidak kelaparan.
Tuhan Yesus pun mengajari kepada kita agar kita tidak kuatir akan hidup kita karena Allah akan memelihara kita. Di dalam Matius 6:31-33 dituliskan, “Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata apa yang akan kamu makan? Apa yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”.
Marilah kita menyadari, di dalam pemeliharaan-Nya, Ia menghendaki agar kita tunduk di dalam segala otoritas-Nya, sehingga kita akan menikmati segala berkat-Nya.
You must be logged in to post a comment.