Tamu Penting
Bacaan:
Yesaya 48: 17-19
KEDATANGAN tamu penting biasanya didahului dengan kehadiran para pembantunya untuk mempersiapkan segala sesuatunya, agar perjalanan sang tamu ke tempat tujuan dapat berjalan lancar. Kedatangan Kristus juga dipersiapkan Allah Bapa dengan terlebih dahulu mengirim Yohanes Pembaptis.
Namun orang-orang Yahudi mengabaikan Yohanes Pembaptis sebagai utusan Allah yang mengemban misi khusus. Mereka justru mengejeknya sebagai orang gila. Orang-orang Yahudi menutup rapat mata, hati dan telinga mereka terhadap nubuat-nubuat dan janji-janji Allah yang telah disampaikan sejak zaman nenek moyang mereka, tentang Mesias yang akan memberikan berkat yang besar dan luar biasa kepada bangsa Israel.
Orang-orang Yahudi, yang notabene adalah umat pilihan Allah, juga menunjukkan sikap sangat memalukan.
Mereka bersikap kekanak-kanakan. Mereka sibuk berteriak-teriak sendiri tanpa mengetahui apa yang sesungguhnya mereka teriakkan dan lakukan, sehingga mereka justru tidak bisa mendengar pesan-pesan penting yang disampaikan kepada mereka.
Saat ini kita diingatkan agar tidak hanya sibuk dengan kepentingan-kepentingan kita sendiri, sampai tidak ada lagi waktu untuk mendengar pesan-pesan penting dari Tuhan yang disampaikan lewat firman-Nya.
Mulai saat ini, mari kita dengarkan dan sambut panggilan-Nya dengan menyerahkan hati dan diri kita untuk dipakai sebagai alat-Nya bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan kita.
KAMI MENIUP SERULING TETAPI KAMU TIDAK MENARI; KAMI
MENYANYIKAN KIDUNG DUKA, KAMU TIDAK BERKABUNG
You must be logged in to post a comment.