"Menjadi komunitas Kristen yang lebih SETIA, TERLIBAT, PEDULI dan HANGAT"

Wisata ke Jawa Timur [1]

Dengan menumpang bis pariwisata dan dua mobil pribadi, Persekutuan Wilayah 7-8 GKI Klaten mengadakan wisata ke sejumlah objek di Jawa Timur, 17-20 juli 2008.

Rombongan berangkat dari gereja jago pada pukul 14.00. Setelah beristirahat dan makan malam di Caruban, rombongan tiba di hotel Panorama, Probolinggo pada pukul 23.30. Karena perjalanan sangat lancar, maka rombongan bisa datang 1,5 jam lebih awal. Dari hotel ini, rombongan kemudian berganti kendaraan dengan menumpang empat Izusu diesel.

Berdoa

Berdoa bersama sebelum naik ke Bromo

Diawali dengan doa yang dipimpin oleh bapak Jati, maka pada pukul satu dinihari, rombongan bergegas menuju Pananjakan untuk melihat pemandangan matahari terbit dan gunung Bromo. Perjalanan memakan waktu selama dua jam melewati jalan yang rusak, menanjak dan berkelok-kelok. Namun semua itu tidak menjadi halangan karena keinginan yang kuat untuk menikmati keindahan ciptaan Tuhan.

Pukul 3 pagi, kami sudah sampai di tempat tujuan. Suasana masih sangat gelap namun sudah banyak orang yang berdatangan. Sambil menunggu fajar tiba, beberapa anggota rombongan menikmati sajian minuman panas di warung-warung kopi di sepanjang jalan menuju puncak Pananjakan. Ada juga yang menghangatkan badan dengan menyewa tungku bara arang.
Pananjakan

Bapak dan Ibu Agus Handoyo menikmati minuman hangat

Sekitar pukul 5.20, semburat merah sudah menyala di ufuk Timur. Para wisatawan mulai mendongakkan kepala dan mencari tempat yang enak untuk menonton. Ada yang berdiri di atas pagar, ada yang menginjak bangku tempat duduk, ada yang mengabadikan menggunakan kamera ponsel dan kamera digital, ada yang merapatkan diri pada tepi pagar, dan ada pula yang bersedekap menahan dingin sambil menatap ke arah Timur.

Cahaya mentari pagi mulai menerobos di sela-sela punggung gunung. Menyebar ke arah Barat menggapai gunung batok yang masih diselimuti kabut. Hal ini menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Gunung itu seperti batok kelapa yang dikelilingi oleh hamparan kapas.
Gunung Bathok

Gunung Batok

Tidak dapat berlama-lama menikmati pemandangan ini karena mobil sudah menunggu untuk membawa kami menuruni gunung menuju lembah padang pasir. Melewati jalan yang berlubang dan menyusuri jalan sempit di samping jurang yang mendalam, hal itu tidak menciutkan nyali sopir untuk memacu mobilnya. Mereka seolah-olah sudah hapal setiap jengkal jalan sehingga bisa mengantisipasi kelokan dan turunan dengan baik. Sekitar pukul 7.30 kami sudah sampai di hotel Panorama.

makan Pagi

Keluarga Wim Seimahuira
Makan Pagi

Keluarga besar pak Harjo
Makan Pagi

Linda, bu Ermintarsih dan bu Jati Sarono

BERSAMBUNG…..


Tagged as: , , ,

You must be logged in to post a comment.