Gladi Bersih Natal Kowulan
Ada yang unik dalam perayaan Natal Komisi Warga Usia Lanjut [Kowulan] tahun ini. Lagu yang dinyanyikan dalam rangkaian ibadah Natal adalah tembang berbahasa Jawa dan akan diiringi dengan gamelan. Bahkan votum dan salam juga akan dinyanyikan dengan gaya suluk [nyanyian dalang saat mementaskan wayang] oleh pdt. Emeritus Petrus Sukadi.
Demi kelancaran ibadah, maka seluruh anggota persekutuan Kowulan dan persekutuan Ruth [persekutuan janda-janda] mengadakan gladi bersih di pendopo milik rumah bpk. Suharjo di desa Ringin Putih, kecamatan Karangdowo, Klaten, berjarak sekitar 20 km dari kota Klaten. Dengan menumpang empat mobil, mereka berangkat dari Klaten pukul 9 pagi. Sesampai di lokasi, para pengrawit dari grup Karawitan Pusporini sudah bersiap.
Cara ibadah seperti ini adalah pengalaman baru bagi sebagian jemaat GKI Klaten, terutama emak-emak keturunan Tionghoa. Maka patut dimengerti kalau mereka masih sering salah dalam melafalkan syair-syair dalam berbahasa Jawa. Meski begitu mereka melakukan dengan antusias. Mereka bahkan merencanakan akan membentuk kelompok karawitan di Klaten dan minta pada pelatih karawitan Pusporini supaya melatih mereka juga. Gladi bersih ini berlangsung hingga pukul 14.00

Persekutuan Ruth berlatih
You must be logged in to post a comment.




