Keluarga kita sekarang ini ditempatkan dan bergulat di tengah arus zaman yang kuat, bukan di “air yang tenang”–Mzm 23. Dalam arus itu, keluarga bergulat untuk menjaga keseimbangan sambil terus maju. Kita berdoa dan berharap keluarga kita siap, bijak, terampil dan kuat menghadapi arus zaman yang banyak mengharu biru hidup berkeluarga, tak terkecuali keluarga Kristen.
Pembinaan untuk pasangan suami isteri yang diselenggarakan oleh Komisi Dewasa GKi Klaten, 30 Desember 2009 dengan pembicara pdt. Melanthon Bombong dari GKi Taman Cibunut

Pdt.Melanthon Bombong
Rayap-rayap Keluarga
Pengaruh arus zaman itu tidak dalam satu-dua haru atau seminggu akan mengubah jalan hidup keluarga. Juga tidak dalam gemuruh suara yang mengancam. Ia berproses perlahan dan senyap. laksana rayap yang secara perlahan dan diam-diam mengubah bambu menjadi serbuk, demikianlah bahaya itu merambah keluarga kita secara lateb. Sangat mungkin keluarga kita tidak menyadari karena “wajahnya” tidak tampak sebagai ancaman melainkan menawan hati, bahkan bisa dianggap sebagai alternatif baru dalam life style modern.
Jadi kerjanya semacam oeprasi bawah tanah, silent operation. Suatu tampilan manus dan percakapan yang memberi semangat hidup namun sangat berbahaya (Kej. 3). pasangan muda yang diawali dengan romansa hidup dalam kasih sayang dan penuh pengertian antara keduanya, bualn-bulannya penuh madu, perlahan-lahan berubah. Keadaan semakin lama semakin tak dapat ditutup-tutpi lagi dan dalam waktu beberapa tahun berubah menjadi dingin disusul keadaan yang memburuk, hubungan retak.


















0