"Menjadi komunitas Kristen yang lebih SETIA, TERLIBAT, PEDULI dan HANGAT"

Gereja di Klaten Ikut Bersihkan Lahar Dingin

Gereja-gereja di Klaten adakan kerja bakti di lokasi bencana lahar dingin. Bertepatan dengan hari libur Waisak, sebanyak sekitar 140 warga gereja ikut bergotongroyong membersihkan sisa-sisa pasir yang membenamkan dusun Ngredi, desa Sindumartani, kecamatan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, Selasa 17 Mei.
Gereja yang terlibat adalah dari GKJ Gondang, GKJ Kebonarum, GKJ Gantiwarno, GKJ Prambanan dan juga Satgas Tanggap Bencana GKI Klaten. Turut bergabung pula komunitas pecinta mobil VW (Volks Wagen).
Sejak Minggu (1/5/2011) malam, desa ini terendam lahar dingin menyebabkan 300 warga dusun Ngredi harus dievakuasi dan mengungsi.
pada malam hari, situasi di Dusun Ngredi gelap gulita akibat padamnya listrik. Sebuah titik di tanggul juga jebol hingga air bisa masuk ke perkampungan.
Selain itu, banjir lahar dingin juga telah mengikis tanggul Morangan, merobohkan sebuah tiang listrik di Dusun Ngredi, dan menggenangi sawah seluas lima hektar.
Dusun Ngredi berada di pertemuan dua sungai yaitu sungai Opak dan sungai Gendol. Keduanya sama–sama membawa pasir dari Merapi.

Photobucket

Agus Permadi melintasi jembatan bambu darurat di atas sungai yang baru saja terbentuk sejak tanggal 1 Mei

Photobucket

Rumah hancur digerus lahar dingin

Photobucket

Rumah rusak

Photobucket

Rumah rusak

Photobucket

Masjid juga terendam lahar dingin

Photobucket

Relawan gereja ikut membersihkan masjid

Photobucket

Mengeluarkan pasir dari rumah

Photobucket

Mengeluarkan pasir dari rumah

Photobucket

Kuburan juga diselamatkan dengan beteng tanggul pasir darurat.

Photobucket

Ini bukan padang pasir. Dulunya adalah sawah yang sekarang terendam lahar dingin

Photobucket

Bayangkan batu sebesar ini menghantam tembok rumah. Betapa besar kerusakan yang ditimbulkannya

Photobucket

Aliran sungai Gendol
Photobucket

Aliran sungai Gendol

Photobucket

Bego mengeruk pasir di pertemuan sungai Opak dan sungai Gendol

Photobucket

Namanya juga anak-anak. Meski terkena bencana tetap saja bermain

Photobucket

Mengusung pasir

Photobucket

Mengusung pasir

Photobucket

Mengeluarkan pasir dari dalam rumah

Photobucket

Ringsek

Photobucket

Kali Gendol

Photobucket

Karena tidak bisa keluar-masuk lewat pintu rumah, maka warga terpaksa menjebol atap rumah

Photobucket

Terendam sekitar 40 cm

Photobucket

Warga gereja bergotong-royong

Photobucket

Pintu masjid

Photobucket

Makan siang


Tagged as: , ,

Comments are closed.