Penguasaan Diri
“Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.” (1 Korintus 9:25)
Sebuah kapal feri Finlandia kandas saat kaptennya terkunci di toilet. Salah seorang awak berusaha memperlambat laju kapal pengantar penumpang antarpulau tersebut, tetapi feri itu tetap menabrak batu karang di dekat pantai Helsinki, Finlandia. Kapten kapal terjebak karena kunci pintu toilet macet. Dia tidak bisa membuka. Dia telah berteriak minta tolong, tapi ketika anggota staf berhasil membuka pintu, hal itu sudah sangat terlambat. Kapal sudah kandas.
Orang yang tidak bisa menguasai diri seperti kapal yang tidak berkapten. Arah hidupnya melaju tanpa arah, hingga akhirnya terhenti setelah kandas. Paulus memakai perumpamaan atlet dalam menerangkan penguasaan diri. Seorang atlet berlatih keras untuk mengendalikan anggota tubuhnya. Pada saat pertandingan tiba, atlet mengatur dan mengkoordinasikan anggota-anggota tubuhnya. Kaki diperintahkan berlari, mata diperintahkan melihat waspada, tangan diperintahkan bergerak dengan cepat, paru-paru diperintahkan untuk memompa oksigen sebanyak-banyaknya, dan sebagainya. Atlet yang mampu mengendalikan anggota tubuhnya dengan baik niscaya akan memenangkan pertandingan.
Kerohanian kita itu mirip dengan pertandingan olahraga. Kita harus selalu melatih diri supaya bisa mengendalikan tubuh, jiwa dan roh. Orang yang bisa mengendalikan diri mampu berpikir jernih ketika terjadi masalah. Perhatiannya tidak mudah teralihkan dari godaan-godaan yang bisa membuat hidupnya melenceng dari tujuan. Penguasaan diri adalah salah satu buah roh yang ditulis Paulus dalam Galatia 5:22-23. Jika ingin hidup Anda berbuah, maka Anda harus berlatih mengendalikan diri [PK].
Baca: 1 Korintus 9:1-27
PERENUNGAN: Pernahkah di masa lalu hidup Anda lepas kendali seperti kapal berlayar tanpa nahkoda? Bagaimana rasanya?
PENERAPAN: Latihan-latihan apa saja yang dapat Anda lakukan supaya bisa lebih menguasai diri?