Rumput Bergoyang
Lukas 12:22-34
“Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya!” (Lukas 12:28)
Beberapa hari setelah erupsi Merapi, saya mendatangi sebuah desa yang luluh lantak diterjang awan panas. Rumah dan pohon menghitam karena hangus terbakar. Seminggu kemudian, suasananya berubah. Mulai terlihat warna hijau dari daun-daun rumput. Tumbuhan jenis ini cenderung dipandang sebelah mata sering terinjak dan tergilas oleh makhluk hidup atau benda bergerak yang lebih besar.
Melihat ini kejadian ini tiba-tiba saya teringat kata-kata bijak tentang kekhawatiran. Rumput adalah tanaman yang berumur sangat pendek. Hari ini bertunas, esok berbunga, lusa mati. Begitu singkat hidup rumput. Meski begitu, Tuhan masih sempat mendandani tanaman dengan daun dan bunga yang menakjubkan. Jika Tuhan memakai perhitungan ekonomis, mestinya tak perlu repot-repot mendesain rumput dengan keindahan. Toh hidupnya sangat singkat, bahkan teramat singkat jika lebih dulu disenggut sapi sebelum sempat berbunga. Akan tetapi Tuhan tetap memberi perhatian khusus kepada rumput. Jika Tuhan sedemikian mempedulikan rumput yang hari ini berbunga mekar dan besok layu, bukankah pasti Ia akan mempedulikan saya sebagai manusia? Bukankah saya lebih berharga daripada rumput, talas dan pisang?
Pelajaran kedua, rumput lebih cepat bertunas kembali usai tersapu awan panas. Sementara pohon yang berkayu keras seperti sengon, mahoni, kelapa dan nangka masih terlihat meranggas. Pihak yang kecil dan lemah seringkali justru lebih cepat mengalami pemulihan daripada pihak yang besar dan kuat.
Meskipun kadang merasa tak berdaya dan tidak menjadi apa-apa di dunia ini, ternyata tidak semua memandang saya sebelah mata. Penciptaku selalu memberikan perhatian istimewa. Kalau aku terpuruk, aku tahu bisa cepat pulih karena Dia memberikan kekuatan untuk menopangku [purnawan].
SMS from God: Kecil bukan berarti tidak berharga. Karena kasih karunia Allah, yang kecil pun tetap diperhatikan Allah.
