Sabtu, 10 Oktober telah diberangkatkan bantuan barang ke Padang. Dari GKI Klaten, barang meliputi kasur busa 60 lembar, mie instan 4 dos, pasta gigi 4176 buah, pakaian 35 dos+5 karung dan selimut 176 lembar. Selain itu, pada Senin akan ditransefer uang lebih dari Rp. 10 juta ke rekening Pusat Pengembangan dan Pelayanan Holistik yang membuka posko di Padang.
Menumpang dua bus pariwisata dan satu mobil gereja, anak-anak Sekolah Minggu GKI Klaten, bersama dengan orangtua dan kakak pendamping berwisata ke taman wisata Kyai Langgeng, Magelang, Minggu 23 Agustus 2009.
Sejak 6.30, anak-anak sudah berkumpul di halaman SD Kristen III untuk mendengarkan penjelasan dari kak Widi. Untuk mempermudah pengawasan dan koordinasi, maka anak-anak dibagi lagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang didampingi dua kakak pendamping. Selanjutnya kak Widi menjelaskan bahwa setiap anak dan pendamping mendapatkan tiket masuk dan tiga tiket wahana hiburan, meliputi kereta mini, kereta air dan masuk pesawat.
Pukul 07.40, rombongan bergerak meninggalkan Klaten. Setelah menempuh perjalanan sekitar 90 menit, rombongan sudah sampai di Taman Kyai Langgeng yang terlihat sepi. Meski hari Minggu, saat itu tidak banyak orang yang mengunjungi lokasi wisata yang asri ini. Ini mungkin terkait dengan awal bulan puasa.
Rommbongan diarahkan berjalan menunju Gelanggang Remaja di tengah taman. Kak Esti memulai acara ibadah Padang dengan mengajak anak-anak menyanyi dan berdoa. Selanjutnya giliran kak Robert untuk bercerita. Mantan guru Sekolah Minggu ini menceritakan kisah raja Yoram yang tidak takut meskipun kerajaannya dikepung musuh.
Supaya dapat memahami cerita dengan lebih baik, maka kak Robert mengajak anak bermain domba dan serigala. Sebagian kecil anak diminta berperan sebagai domba yang akan dikejar oleh serigala. Sementara anak-anak yang lain berperan sebagai kandang. Jika masuk ke dalam kandang, maka domba menjadi aman.
Dengan permainan ini, kak Robert mengajarkan bahwa dalam perlindungan Tuhan, maka anak-anak akan merasa aman karena dijagai. Anak-anak tidak hanya aman ketika berada di dalam kandang. Bahkan ketika berada di luar kandang pun, mereka tetap aman. Tuhan Yesus mendampingi mereka kemana pun mereka pergi. Ketika menghadapi bahaya, Tuhan Yesus akan menggendong anak-anak. Untuk menunjukkan cara menggendong, maka kak Robert lalu menggendong salah satu anak Sekolah Minggu.
Gendongan ala mbah Surip: “Tak gendong kemana-mana”

Kak Robert

Ibadah Padang ini diakhiri dengan makan siang. Selanjutnya acara bebas. Anak-anak boleh menikmati wahana hiburan yang ada di taman ini sampai pukul dua siang.
Pukul 17.00 rombongan sampai di Klaten.
Saksikann videonya di sini:

















































0