RC Persekutuan Wilayah 1-2

0

Posted on : 30-08-2009 | By : GKI | In : Warta Jemaat
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Untuk menyegarkan suasana persekutuan, maka sebanyak 37 orang dari Persekutuan Wilayah 1-2 menggelar acara Refreshing Course di Bandungan, 29-30 Agustus. Dengan menumpang beberapa mobil pribadi dan mobil gereja, mereka berangkat dari Klaten pada pukul 13.00 menuju wisma Elika di Bandungan.
PIC_3106

Ibadah pembukaan
PIC_3109

PIC_3112

Setelah minum snack, acara pertama adalah ibadah pembukaan dengan mendengarkan renungan yang dibawakan oleh Pnt. Bambang Budiadi. Setelah itu dilanjutkan keakraban yang dipandu oleh Purnawan Kristanto. Suami pendeta Pelangi ini mengajak peserta bermain Zap-Zip-Zup. Usai permainan, peserta dibagi menjadi 4 kelompok. Tugas mereka adalah membuat pertunjukkan drama Alkitab yang akan ditampilkan pada malam api unggun.

Usai makan malam, peserta sudah sibuk menyiapkan kostum untuk pementasan nanti. Mereka menggunakan bahan koran bekas, kertas krep dan kertas emas untuk membuat pakaian. Mereka menyiapkan dengan sangat serius, antusias dan penuh sukacita.

PIC_3121

PIC_3128

PIC_3131

PIC_3150

PIC_3149

PIC_3147

PIC_3146

Maka tibalah waktunya untuk pementasan. Di halaman rumah retret “Elika”, sudah disusun kayu bakar. Di tengah lapangan rumput seukuran dua kali lapangan bulutangkis, diterangi oleh api unggun, keempat kelompok ini mempertunjukkan hasil kreasinya. Penggalan drama yang ditampilkan masing-masing adalah kisah Daud dan Goliat, Simson dan Goliat, Yesus menyembuhkan hamba Perwira Romawi dan nabi Yunus.

Selepas pertunjukkan drama dadakan, acara dilanjutkan dengan membakar jagung, jadah dan tempe gembus. Untuk menghangatkan badan, maka panitia sudah menyediakan wedang ronde.

Wisata ke Jawa Timur [1]

0

Posted on : 21-07-2009 | By : GKI | In : Foto, Warta Jemaat
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Dengan menumpang bis pariwisata dan dua mobil pribadi, Persekutuan Wilayah 7-8 GKI Klaten mengadakan wisata ke sejumlah objek di Jawa Timur, 17-20 juli 2008.

Rombongan berangkat dari gereja jago pada pukul 14.00. Setelah beristirahat dan makan malam di Caruban, rombongan tiba di hotel Panorama, Probolinggo pada pukul 23.30. Karena perjalanan sangat lancar, maka rombongan bisa datang 1,5 jam lebih awal. Dari hotel ini, rombongan kemudian berganti kendaraan dengan menumpang empat Izusu diesel.

Berdoa

Berdoa bersama sebelum naik ke Bromo

Diawali dengan doa yang dipimpin oleh bapak Jati, maka pada pukul satu dinihari, rombongan bergegas menuju Pananjakan untuk melihat pemandangan matahari terbit dan gunung Bromo. Perjalanan memakan waktu selama dua jam melewati jalan yang rusak, menanjak dan berkelok-kelok. Namun semua itu tidak menjadi halangan karena keinginan yang kuat untuk menikmati keindahan ciptaan Tuhan.

Pukul 3 pagi, kami sudah sampai di tempat tujuan. Suasana masih sangat gelap namun sudah banyak orang yang berdatangan. Sambil menunggu fajar tiba, beberapa anggota rombongan menikmati sajian minuman panas di warung-warung kopi di sepanjang jalan menuju puncak Pananjakan. Ada juga yang menghangatkan badan dengan menyewa tungku bara arang.
Pananjakan

Bapak dan Ibu Agus Handoyo menikmati minuman hangat

Sekitar pukul 5.20, semburat merah sudah menyala di ufuk Timur. Para wisatawan mulai mendongakkan kepala dan mencari tempat yang enak untuk menonton. Ada yang berdiri di atas pagar, ada yang menginjak bangku tempat duduk, ada yang mengabadikan menggunakan kamera ponsel dan kamera digital, ada yang merapatkan diri pada tepi pagar, dan ada pula yang bersedekap menahan dingin sambil menatap ke arah Timur.

Cahaya mentari pagi mulai menerobos di sela-sela punggung gunung. Menyebar ke arah Barat menggapai gunung batok yang masih diselimuti kabut. Hal ini menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Gunung itu seperti batok kelapa yang dikelilingi oleh hamparan kapas.
Gunung Bathok

Gunung Batok

Tidak dapat berlama-lama menikmati pemandangan ini karena mobil sudah menunggu untuk membawa kami menuruni gunung menuju lembah padang pasir. Melewati jalan yang berlubang dan menyusuri jalan sempit di samping jurang yang mendalam, hal itu tidak menciutkan nyali sopir untuk memacu mobilnya. Mereka seolah-olah sudah hapal setiap jengkal jalan sehingga bisa mengantisipasi kelokan dan turunan dengan baik. Sekitar pukul 7.30 kami sudah sampai di hotel Panorama.

makan Pagi

Keluarga Wim Seimahuira
Makan Pagi

Keluarga besar pak Harjo
Makan Pagi

Linda, bu Ermintarsih dan bu Jati Sarono

BERSAMBUNG…..

RC Kelompok 5-6

0

Posted on : 12-06-2009 | By : GKI | In : Foto
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Foto-foto ini sebenarnya sudah lama. Namun tak apalah sebagai pengingat acara Refreshing Course yang diadakan oleh Persekutuan Wilayah 5/6, GKI Klaten, pada September 2007 di Tawangmangu.

Photobucket

Beribadah pada hari Minggu dan menambah keakraban

Photobucket

Berfoto bersama di depan Villa

Tawangmangu

Berjalan kaki menuju air terjun Gorojogan Sewu. Napas ngos-ngosan, tapi nanti terbayar kalau melihat keindahan air terjun.

Photobucket

Berakrab-akrab dengan permainan yang seru dan lucu. Bu Agus sampai terduduk karena tertawa terpingkal-pingkal.

Setelah itu bermain basah-basahan di bawah air terjun.

Grojogan Sewu

Keindahan air terjun Grojogan Sewu

Photobucket

Sebagian panitia beristirahat sejenak di Kalisoro. Pemandangannya asyik. Koh Yoypk. Yuka, Lia dan Ny. Agus Permadi

Kalisoro

Sungainya masih jernih. Agus Permadi, Yuka dan Lia

Bantuan Air Bersih ke Gunungkidul

0

Posted on : 19-08-2008 | By : Purnawan | In : Umum, Warta Jemaat
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Pada musim kemarau, wilayah selatan kabupaten Gunungkidul membutuhkan pasokan air bersih. Menanggapi situasi ini, persekutuan kelompok 3-4, GKI Klaten mengirimkan 22 tangki air bersih ke jemaat GKI Baran dan GKI Kemadang. Dana yang dipakai adalah hasil tabungan anggota persekutuan kelompok yang dikhususkan untuk aksi sosial. “Tahun lalu, kami mengadakan Refreshing Course dengan tema tentang berubah,” terang ibu Johana Christiani, ketua Persekutuan Kelompok 3-4, “Usai acara RC, setiap anggota jemaat mendapat celengan. Mereka dihimbau untuk mengisi celengan. Setelah setahun, celengan itu dibuka dan dikumpulkan untuk aksi sosial.”
Photobucket
Hari Senin pagi, 18 Agustus 2008, sebanyak 18 orang dari Persekutuan kelompok 3-4 meluncur dengan dua mobil ke arah Gunungkidul. Tujuan pertama adalah GKJ Baran yang berjarak lebih dari 100 km. Di sana, rombongan diterima oleh pdt. Suparman. Mewakili jemaat GKJ Baran,pdt. Suparman berterimakasih karana bantuan air ini memang sangat dibutuhkan warga sekitar. “Pada bulan ini, gereja kami sedang merayakan ulang tahun ke-40,” jelas pdt. Suparman, “kebetulan dalam agenda perayaan ini kami juga ada acara aksi sosial.”
untuk penyaluran perdana, bantuan air dilakukan di pepanthan Karangwuni.
Usai dari Baran, rombongan melanjutkan perjalanan ke pepanthan Banjarrejo, GKJ Kemadang. Di sana sudah menunggu satu tangki air siap untuk disalurkan. Kedatangan rombongan disambut dengan tiupan angin yang sangat kencang. Mewakili jemaat, Bapak Warsito selaku Sekretaris Majelis mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah disertai jamuan es kelapa muda.
Photobucket
Lewat tengah hari, rombongan menuju pantai Baron yang hanya berjarak 10 km. Sesampai di sana, mereka langsung memesan ikan segar dan meminta dimasak langsung di sana. Perjalanan di akhiri dengan santap siang bersama di pinggir pantai.
Photobucket
Untuk melihat video bantuan air bersih dapat dilihat di sini . Sedangkan untuk melihat suasana makan siang di pantai Baron dapat dilihat di sini.

Persekutuan Keluarga Muda

0

Posted on : 22-07-2008 | By : Purnawan | In : Warta Jemaat
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Pasangan Muda

Pasangan suami istri yang belum lama menikah biasanya masih enggan untuk bergabung dengan Persekutuan Kelompok karena perbedaan usia dengan pasutri yang sudah puluhan tahun menikah. Untuk mengatasi hambatan ini, maka Persekutuan Kelompok 3/4 GKI Klaten membuat terobosan untuk menyelenggarakan Persekutuan Keluarga Muda. Yang hadir dalam persekutuan ini adalah pasangan suami istri yang baru saja menikah dan yang usia pernikahannya kurang dari sepuluh tahun.
Sedikit berbeda dengan Persekutuan Kelompok senior, persekutuan keluarga muda ini mengurangi formalitas dan mengandalkan acara yang asyik-asyik. Dengan demikian, acara ini dapat dinikmati oleh suami,istri dan anak-anak yang rata-rata masih kecil. Acara yang sudah diselenggarakan antara lain: bikin coklat bersama dan satay day.

Pada hari Selasa (23/7/2008), persekutuan keluarga muda diselenggarakan di Rumah Makan Andalas. Acara utamanya adalah fun game atau permainan asyik, yang dipimpin oleh Purnawan Kristanto.
Penulis buku “77 Permainan Asyik” ini memimpin 3 permainan, meliputi: Kupikir-pikir, Urai Tangan dan Balap Mumi. Suami pendeta Pelangi ini membagi 37 orang yang datang menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok harus mencari nama dan menciptakan yel-yel. Acara permainan ini mencapai puncaknya ketika setiap kelompok harus membungkus salah satu anggotanya dengan gulungan kertas toliet sehingga mirip dengan mumi. Setelah itu, Mumi harus berlari menuju garis finish.

SEO Powered by SEO Boost from PcDrome.

GKI Klaten is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache!